Christ Presented to the People (Ecce Homo)
work-mia-115357Rembrandt van Rijn · 1655

Gambar belum dapat dimuat. Lihat dokumentasi pada sumber.
Dokumentasi katalog “Christ Presented to the People (Ecce Homo)”, inventaris Mia 2012.92.1.
Minneapolis Institute of Art · The Driscoll Art Accessions Endowment Fund · Public Domain (CC PDM)
Sumber dokumentasi ↗
Gambar belum dapat dimuat. Lihat dokumentasi pada sumber.
Dokumentasi anggota kelompok: Anggota kelompok terkait: Christ Presented to the People (Ecce Homo) (P.68.408); inventaris Mia P.68.408.
Minneapolis Institute of Art · Bequest of Herschel V. Jones · Public Domain (CC PDM)
Sumber dokumentasi ↗Ringkasan
Ringkasan editorial Seni · Diperbarui
Dalam Christ Presented to the People, Rembrandt menghadapkan Kristus kepada keputusan Pontius Pilatus dan penonton. Versi 1655 ini menghilangkan kerumunan depan yang sebelumnya memenuhi pelat drypoint.
Sumber: Minneapolis Institute of ArtKonteks dan interpretasi
Rembrandt mengikis kerumunan tersebut dan menggantinya dengan bukaan dalam yang ditafsirkan sumber sebagai lubang menuju neraka. Sejumlah figur dikerjakan kembali, terutama Kristus yang berubah dari penampakan samar menjadi manusia yang lebih jasmaniah.
Baca konteks pada sumberRekaman terkait dalam pemetaan satu karya: Christ Presented to the People (Ecce Homo); ID sumber MIA 9202; nomor inventaris P.68.408.
Rujukan catatan: Minneapolis Institute of ArtDeskripsi visual
Bukaan memisahkan penonton dari Kristus di seberang, mengubah posisi kita menjadi pihak yang harus menjawab pilihan Pilatus. Dewa sungai yang murung turut hadir, memperluas suasana duka dalam komposisi yang tersusun tegas.
Sumber uraianVersi dan objek terkait
Rekaman karya Minneapolis Institute of Art; nomor inventaris 2012.92.1. Rekaman tidak diasumsikan sebagai satu objek fisik.
Kredit koleksi menurut museum: The Driscoll Art Accessions Endowment Fund.
Identitas objek pada katalogTelusuri hubungan
Sumber dan dokumentasi
Identitas dan uraian disusun berdasarkan Minneapolis Institute of Art. Ringkasan editorial tidak menggantikan katalog sumber.
Kebijakan lisensi dan penggunaan