KaryaDesain & kriya

Flower Vase with Phoenix in Paulownia

Seifū Yohei III (Japanese, 1851–1914) · 1897–1914

Ringkasan

Ringkasan editorial Seni · Diperbarui

Vas Seifū Yohei III menghadirkan phoenix timbul di pohon paulownia, memadukan penambahan tanah liat, pahatan, warna biru, dan merah muda yang disemprot di sekitar motif terlindungi.

Sumber: Cleveland Museum of Art

Konteks dan interpretasi

Phoenix merupakan lambang kuasa imperial di Tiongkok serta Jepang dan dikisahkan hanya hinggap pada paulownia. Yohei menutup relief dengan kertas sebelum menambahkan warna di sekelilingnya, lalu membakar glasir bening seluruh permukaan. Cara itu membuat burung putih menonjol dari latar merah muda. Seniman ini menjadi perajin keramik pertama yang diangkat sebagai Imperial Household Artist pada 1893.

Baca konteks pada sumber

Deskripsi visual

Ekor panjang melingkari vas sehingga bercak mata pada bulu harus dilihat dari beberapa sisi. Mata burung berwarna kuning di bawah glasir, sedangkan dua pita biru dan awan berukir membatasi bagian bawah.

Sumber uraian

Versi dan objek terkait

Objek koleksi Cleveland Museum of Art; nomor inventaris 2022.199. Identitas objek dicatat terpisah dari ID karya dalam Seni.

Kredit koleksi menurut museum: Gift of James and Christine Heusinger.

Identitas objek pada katalog
Karya, cetakan, versi, pertunjukan, dan rekaman mempunyai cakupan identitas yang berbeda. Data kosong tetap dijelaskan sesuai ketersediaan sumber. Riwayat kepemilikan lengkap belum tersedia pada profil ini.

Telusuri hubungan

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Sumber dan dokumentasi

Identitas dan uraian disusun berdasarkan Cleveland Museum of Art. Ringkasan editorial tidak menggantikan katalog sumber.

Kebijakan lisensi dan penggunaan