KaryaDesain & kriya

Jar with loops

Japan · 16th century

Ringkasan

Ringkasan editorial Seni · Diperbarui

Guci Bizen abad keenam belas ini memiliki leher tinggi dan empat kuping, dengan badan merah kecokelatan serta glasur abu bernuansa kuning.

Sumber: Minneapolis Institute of Art

Konteks dan interpretasi

Lehernya dirancang untuk menerima sumbat yang dapat diikat dengan tali melalui kuping. Museum menduga guci menyimpan daun teh kering sebelum digiling untuk upacara minum teh. Abu yang jatuh pada bahu meleleh selama pembakaran, sedangkan kandungan besi pada tanah Bizen memberi warna merah cokelat dan mengubah glasur kehijauan menjadi kuning.

Baca konteks pada sumber

Deskripsi visual

Efek glasur tersebut disebut gomayū atau glasur biji wijen. Dua tanda gores terdapat di bawah guci. Teks menjelaskan mekanisme penutupan, tetapi tidak menyebut sumbat yang bertahan sekarang.

Sumber uraian

Versi dan objek terkait

Objek koleksi Minneapolis Institute of Art; nomor inventaris 2015.79.283. Identitas objek dibedakan dari ID karya Seni.

Kredit koleksi menurut museum: Mary Griggs Burke Collection, Gift of the Mary and Jackson Burke Foundation.

Identitas objek pada katalog
Karya, cetakan, versi, pertunjukan, dan rekaman mempunyai cakupan identitas yang berbeda. Data kosong tetap dijelaskan sesuai ketersediaan sumber. Riwayat kepemilikan lengkap belum tersedia pada profil ini.

Telusuri hubungan

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Sumber dan dokumentasi

Identitas dan uraian disusun berdasarkan Minneapolis Institute of Art. Ringkasan editorial tidak menggantikan katalog sumber.

Kebijakan lisensi dan penggunaan