KaryaDesain & kriya

Mask

Maya artist · c. 250–600

Ringkasan

Ringkasan editorial Seni · Diperbarui

Topeng batu Maya ini menggambarkan dewa jaguar melalui tiga titik pada masing-masing pipi, yang melambangkan tutul hewan tersebut.

Sumber: Minneapolis Institute of Art

Konteks dan interpretasi

Museum mengaitkan dewa jaguar dengan malam, bayangan, peperangan, dan pengorbanan. Motif jaguar juga dikenakan kalangan kerajaan pada busana, perhiasan, zirah, serta topeng untuk menampilkan kekuasaan dan menegaskan hubungan mereka dengan sang dewa.

Baca konteks pada sumber

Deskripsi visual

Dalam ritual yang dijelaskan sumber, pemakai topeng dipahami berubah secara seremonial menjadi sosok yang digambarkan agar dapat berhubungan dengan dunia roh. Topeng semacam ini digunakan anggota masyarakat berkedudukan tinggi, dengan bahan yang dapat berupa batu, kayu, atau tembaga.

Sumber uraian

Versi dan objek terkait

Objek koleksi Minneapolis Institute of Art; nomor inventaris 99.3.1. Identitas objek dibedakan dari ID karya Seni.

Kredit koleksi menurut museum: The Putnam Dana McMillan Fund.

Identitas objek pada katalog
Karya, cetakan, versi, pertunjukan, dan rekaman mempunyai cakupan identitas yang berbeda. Data kosong tetap dijelaskan sesuai ketersediaan sumber. Riwayat kepemilikan lengkap belum tersedia pada profil ini.

Telusuri hubungan

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Sumber dan dokumentasi

Identitas dan uraian disusun berdasarkan Minneapolis Institute of Art. Ringkasan editorial tidak menggantikan katalog sumber.

Kebijakan lisensi dan penggunaan