Nissaka: The Night-Weeping Stone at Sayo no Nakayama, from the series The Fifty-Three Stations of the Tōkaidō
work-cma-152502Utagawa Hiroshige (Japanese, 1797–1858) · c. 1848–50
Alias: The Night-Weeping Stone at Sayononakayama near Nissaka (Station 26) from the series Fifty-Three Stations of the Tokaido

Gambar belum dapat dimuat. Lihat dokumentasi pada sumber.
Dokumentasi lembar cetak koleksi museum. Desain karya dibedakan dari identitas objek cetakan; ukuran gambar tidak menunjukkan skala fisik.
Cleveland Museum of Art · The Kelvin Smith Collection, given by Mrs. Kelvin Smith · CC0 1.0
Sumber dokumentasi ↗Ringkasan
Ringkasan editorial Seni · Diperbarui
Hiroshige menggambarkan lintasan pegunungan Nissaka dengan batu di depan yang terkait legenda tangisan malam. Tempat merupakan perhentian jalan Tōkaidō antara Kyoto dan Edo. Cukil kayu berwarna ini diberi tanggal sekitar 1848–1850.
Sumber: Cleveland Museum of ArtKonteks dan interpretasi
Menurut legenda, perampok membunuh perempuan hamil dan darahnya jatuh pada batu, yang kemudian menyimpan rohnya serta menangis setiap malam. Dalam beberapa versi, tangis menarik seorang biksu yang sebenarnya Kannon menyamar; ia menyelamatkan bayi dan membesarkannya hingga anak membalas kematian ibunya.
Baca konteks pada sumberDeskripsi visual
Batu pada bagian depan menghubungkan pemandangan jalan dengan cerita setempat, bukan bukti peristiwa sejarah. Seri dikenal sebagai Formal Script Tōkaidō karena gaya tulisan nama seri, yang membedakannya dari rangkaian jalan Hiroshige lainnya.
Sumber uraianVersi dan objek terkait
Objek koleksi Cleveland Museum of Art; nomor inventaris 1985.323. Identitas objek dicatat terpisah dari ID karya dalam Seni.
Kredit koleksi menurut museum: The Kelvin Smith Collection, given by Mrs. Kelvin Smith.
Identitas objek pada katalogTelusuri hubungan
Sumber dan dokumentasi
Identitas dan uraian disusun berdasarkan Cleveland Museum of Art. Ringkasan editorial tidak menggantikan katalog sumber.
Kebijakan lisensi dan penggunaan