KaryaSeni rupa

Pastoral Cruelty

Johann Lorenz Rugendas I (German, 1730-1799) after Charles Eisen (French, 1720-1778) · n.d.

Seni rupaPastoral Cruelty

Berkas gambar resmi belum dapat dimuat dan diverifikasi, serta belum ditemukan sumber alternatif yang cocok dan berizin. Lihat dokumentasi pada sumber museum.

Informasi profil dapat dibaca melalui Art Institute of Chicago.

Ringkasan

Ringkasan editorial Seni · Diperbarui

Pastoral Cruelty adalah etching Johann Lorenz Rugendas I berdasarkan Charles Eisen, tanpa tanggal pasti, yang memperlihatkan penolakan Chloris terhadap deklarasi cinta Damon dalam lanskap Arcadia.

Sumber: Art Institute of Chicago

Konteks dan interpretasi

Museum menjelaskan kebiasaan Rugendas menempatkan vignette bermain pada alas berhias klasik. Dialog menyatakan Chloris lebih memilih kebebasan serta bunganya daripada cinta Damon, memberi alternatif tajam terhadap ketenangan lazim puisi pastoral.

Baca konteks pada sumber
Keterangan sumber membedakan struktur individual karya: Pastoral Cruelty.

Deskripsi visual

Vegetasi subur mengelilingi pasangan; Chloris tersentak mundur sehingga keranjang mawar terbalik. Gerak penolakan mengganggu suasana ideal pedesaan, sementara hubungan after kepada Eisen dipertahankan agar pengukir tidak disamakan dengan pencipta desain yang menjadi sumber komposisinya.

Sumber uraian

Versi dan objek terkait

Objek koleksi Art Institute of Chicago, nomor inventaris 1920.2371. Identitas objek dibedakan dari karya dalam Seni.

Kredit koleksi menurut sumber: The Wallace L. DeWolf and Joseph Brooks Fair Collections.

Identitas objek pada katalog
Karya, cetakan, versi, pertunjukan, dan rekaman mempunyai cakupan identitas yang berbeda. Data kosong tetap dijelaskan sesuai ketersediaan sumber. Riwayat kepemilikan lengkap belum tersedia pada profil ini.

Telusuri hubungan

Menggunakan penyanggaKertasLihat sumber ↗

Sumber dan dokumentasi

Identitas dan uraian disusun berdasarkan Art Institute of Chicago. Ringkasan editorial tidak menggantikan katalog sumber.

Kebijakan lisensi dan penggunaan