KaryaDesain & kriya

Sarong

Nama pembuat belum tercantum pada daftar atribusi museum · 1800s

Ringkasan

Ringkasan editorial Seni · Diperbarui

Sarung batik abad kesembilan belas ini memakai emas secara terarah pada bagian yang terlihat saat dikenakan, memperlihatkan kaitan antara hiasan, cara membalut tubuh, dan perayaan.

Sumber: Cleveland Museum of Art

Konteks dan interpretasi

Museum menjelaskan bahwa sarung semacam ini digunakan untuk upacara penting dan festival. Phoenix Tiongkok, kupu-kupu, serta sulur dedaunan termasuk corak batik kota-kota pesisir utara Jawa. Motif segitiga tumpal pada tepi lebar tersebar di Asia Tenggara; maknanya diduga berhubungan dengan pertumbuhan, kesuburan, dan gunung suci Meru.

Baca konteks pada sumber

Deskripsi visual

Lapisan daun emas atau serbuk emas hanya berada pada satu sisi kain dan pada bagian tertentu. Susunan itu perlu dibaca bersama cara pemakaian sarung, sementara garis halus motif tetap menjadi dasar hiasannya.

Sumber uraian

Versi dan objek terkait

Objek koleksi Cleveland Museum of Art; nomor inventaris 1928.656. Identitas objek dicatat terpisah dari ID karya dalam Seni.

Kredit koleksi menurut museum: Purchase from the J. H. Wade Fund.

Identitas objek pada katalog
Karya, cetakan, versi, pertunjukan, dan rekaman mempunyai cakupan identitas yang berbeda. Data kosong tetap dijelaskan sesuai ketersediaan sumber. Riwayat kepemilikan lengkap belum tersedia pada profil ini.

Telusuri hubungan

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Sumber dan dokumentasi

Identitas dan uraian disusun berdasarkan Cleveland Museum of Art. Ringkasan editorial tidak menggantikan katalog sumber.

Kebijakan lisensi dan penggunaan