KaryaDesain & kriya

Sword (Pappenheimer Rapier)

Dutch · c. 1630

Desain & kriyaSword (Pappenheimer Rapier)

Berkas gambar resmi belum dapat dimuat dan diverifikasi, serta belum ditemukan sumber alternatif yang cocok dan berizin. Lihat dokumentasi pada sumber museum.

Informasi profil dapat dibaca melalui Art Institute of Chicago.

Ringkasan

Ringkasan editorial Seni · Diperbarui

Sword (Pappenheimer Rapier) adalah pedang Belanda sekitar 1630 yang memiliki pelindung tangan besar berpelat berlubang, dengan kepala singa perak serta sepuhan sebagian pada hulu baja.

Sumber: Art Institute of Chicago

Konteks dan interpretasi

Kavaleri dan infanteri memakai bentuk ini pada puncak Thirty Years' War, 1618–1648. Museum menjelaskan nama Pappenheimer melalui Count Gottfried Heinrich zu Pappenheim, field marshal kekaisaran, bukan sebagai identifikasi pemilik pedang tertentu ini.

Baca konteks pada sumber
Karya diuraikan individual melalui susunan dan proses tertentu: Sword (Pappenheimer Rapier).

Deskripsi visual

Pelat berlubang melindungi tangan dari potongan serta tusukan berat. Kepala singa yang dipahat membuat contoh ini lebih berhias daripada kebanyakan tipenya menurut sumber; kayu serta kulit melengkapi struktur senjata yang menggabungkan perlindungan dan penampilan.

Sumber uraian

Versi dan objek terkait

Objek koleksi Art Institute of Chicago, nomor inventaris 2014.646. Identitas objek dibedakan dari karya dalam Seni.

Kredit koleksi menurut sumber: Pauline Seipp Armstrong Fund, through prior acquisition of the George F. Harding Collection.

Identitas objek pada katalog
Karya, cetakan, versi, pertunjukan, dan rekaman mempunyai cakupan identitas yang berbeda. Data kosong tetap dijelaskan sesuai ketersediaan sumber. Riwayat kepemilikan lengkap belum tersedia pada profil ini.

Telusuri hubungan

Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.

Sumber dan dokumentasi

Identitas dan uraian disusun berdasarkan Art Institute of Chicago. Ringkasan editorial tidak menggantikan katalog sumber.

Kebijakan lisensi dan penggunaan