KaryaSeni rupa

The Betrayal of Christ

Jacob Jordaens (Flemish, 1593–1678) · late 1650s

Ringkasan

Ringkasan editorial Seni · Diperbarui

Jacob Jordaens menggambarkan pengkhianatan Yudas di Getsemani sebagai adegan malam penuh ketegangan, mempertemukan ciuman kepada Kristus dengan serangan Petrus dan cahaya kuat lentera pasukan yang datang menangkapnya.

Sumber: Cleveland Museum of Art

Konteks dan interpretasi

Sesudah Rubens serta Van Dyck wafat pada 1640 dan 1641, Jordaens menjadi pelukis utama Antwerp. Pemulihan Katolik kota menghasilkan banyak pesanan agama. Lukisan besar ini memperlihatkan penangkapan Kristus dan reaksi Petrus terhadap Malchus, pelayan imam besar. Museum menghubungkan adegan malam dengan tradisi lukisan Eropa utara sejak abad kelima belas, sehingga pengolahan cahaya meneruskan kebiasaan lama sekaligus memperbesar drama kisah Sengsara.

Baca konteks pada sumber

Deskripsi visual

Lentera para prajurit menerangi malam dengan kuat. Petrus menyerang di bagian depan, sementara ciuman Yudas menandai pengkhianatan utama; beberapa tindakan serentak membuat momen penangkapan terasa padat dan tidak stabil.

Sumber uraian

Versi dan objek terkait

Objek koleksi Cleveland Museum of Art; nomor inventaris 1970.32. Identitas objek dicatat terpisah dari ID karya dalam Seni.

Kredit koleksi menurut museum: Leonard C. Hanna Jr. Fund.

Identitas objek pada katalog
Karya, cetakan, versi, pertunjukan, dan rekaman mempunyai cakupan identitas yang berbeda. Data kosong tetap dijelaskan sesuai ketersediaan sumber. Riwayat kepemilikan lengkap belum tersedia pada profil ini.

Telusuri hubungan

Sumber dan dokumentasi

Identitas dan uraian disusun berdasarkan Cleveland Museum of Art. Ringkasan editorial tidak menggantikan katalog sumber.

Kebijakan lisensi dan penggunaan