The Law is too Slow
work-cma-115877George Bellows (American, 1882–1925) · 1923

Gambar belum dapat dimuat. Lihat dokumentasi pada sumber.
Dokumentasi lembar cetak koleksi museum. Desain karya dibedakan dari identitas objek cetakan; ukuran gambar tidak menunjukkan skala fisik.
Cleveland Museum of Art · Gift of Leonard C. Hanna Jr. · CC0 1.0
Sumber dokumentasi ↗Ringkasan
Ringkasan editorial Seni · Diperbarui
Litografi George Bellows menggambarkan pembunuhan seorang lelaki kulit hitam oleh kerumunan lelaki kulit putih. Tubuh korban disorot cahaya api, sementara sebagian pelaku menyaksikan kekerasan dengan sikap yang dibandingkan museum dengan penonton pertandingan.
Sumber: Cleveland Museum of ArtKonteks dan interpretasi
Karya mengilustrasikan Nemesis, cerita fiksi Mary Johnston yang menentang lynching dan terbit dalam Century Magazine pada Mei 1923. Korban dituduh menyerang serta membunuh perempuan kulit putih; cerita kemudian menimpakan kemalangan kepada para pembunuhnya. Adegan tidak disajikan sebagai foto peristiwa tertentu.
Baca konteks pada sumberDeskripsi visual
Museum melihat gema citra kemartiran Katolik dalam penanganan tubuh korban. Judul mungkin mengacu pada alasan rasis bahwa hukum terlalu lambat, sekaligus kegagalan Kongres Amerika mengesahkan undang-undang antiperundungan maut tersebut. Kedua pembacaan judul tetap kemungkinan yang dijelaskan sumber.
Sumber uraianVersi dan objek terkait
Objek koleksi Cleveland Museum of Art; nomor inventaris 1936.588. Identitas objek dicatat terpisah dari ID karya dalam Seni.
Kredit koleksi menurut museum: Gift of Leonard C. Hanna Jr..
Identitas objek pada katalogTelusuri hubungan
Sumber dan dokumentasi
Identitas dan uraian disusun berdasarkan Cleveland Museum of Art. Ringkasan editorial tidak menggantikan katalog sumber.
Kebijakan lisensi dan penggunaan