Thunder God (Raijin)
work-cma-147039Nama pembuat belum tercantum pada daftar atribusi museum · 1300s

Gambar belum dapat dimuat. Lihat dokumentasi pada sumber.
Foto dokumentasi satu sudut; ukuran dalam gambar tidak menunjukkan skala fisik.
Cleveland Museum of Art · Purchase from the J. H. Wade Fund · CC0 1.0
Sumber dokumentasi ↗Ringkasan
Ringkasan editorial Seni · Diperbarui
Raijin dipahat sebagai dewa petir, tetapi cincin genderang yang dahulu mengelilinginya kini hilang, meninggalkan kait logam sebagai petunjuk penting mengenai kelengkapan bentuk patung semula.
Sumber: Cleveland Museum of ArtKonteks dan interpretasi
Dewa petir dan angin muncul dalam seni Buddha awal Tiongkok serta Jepang, berakar pada citra dari kisah Buddha di India. Dalam kisah itu makhluk-makhluk mengganggu konsentrasi Shakyamuni yang bermeditasi. Museum mencatat pasangan Fujin tersimpan di Fukuoka. Keduanya kini terpisah, dan bentuk Raijin sendiri tidak mempertahankan semua kelengkapannya.
Baca konteks pada sumberDeskripsi visual
Kait menonjol di belakang menunjukkan tempat terpasangnya cincin genderang kecil yang menghasilkan gambaran suara guntur. Jejak gesso serta pigmen merah dan hitam masih tercatat pada kayu. Kehilangan genderang perlu diingat ketika menilai siluet sekarang.
Sumber uraianVersi dan objek terkait
Objek koleksi Cleveland Museum of Art; nomor inventaris 1972.64. Identitas objek dicatat terpisah dari ID karya dalam Seni.
Kredit koleksi menurut museum: Purchase from the J. H. Wade Fund.
Identitas objek pada katalogTelusuri hubungan
Sumber dan dokumentasi
Identitas dan uraian disusun berdasarkan Cleveland Museum of Art. Ringkasan editorial tidak menggantikan katalog sumber.
Kebijakan lisensi dan penggunaan