KaryaSeni rupa

Thunder God (Raijin)

Nama pembuat belum tercantum pada daftar atribusi museum · 1300s

Ringkasan

Ringkasan editorial Seni · Diperbarui

Raijin dipahat sebagai dewa petir, tetapi cincin genderang yang dahulu mengelilinginya kini hilang, meninggalkan kait logam sebagai petunjuk penting mengenai kelengkapan bentuk patung semula.

Sumber: Cleveland Museum of Art

Konteks dan interpretasi

Dewa petir dan angin muncul dalam seni Buddha awal Tiongkok serta Jepang, berakar pada citra dari kisah Buddha di India. Dalam kisah itu makhluk-makhluk mengganggu konsentrasi Shakyamuni yang bermeditasi. Museum mencatat pasangan Fujin tersimpan di Fukuoka. Keduanya kini terpisah, dan bentuk Raijin sendiri tidak mempertahankan semua kelengkapannya.

Baca konteks pada sumber

Deskripsi visual

Kait menonjol di belakang menunjukkan tempat terpasangnya cincin genderang kecil yang menghasilkan gambaran suara guntur. Jejak gesso serta pigmen merah dan hitam masih tercatat pada kayu. Kehilangan genderang perlu diingat ketika menilai siluet sekarang.

Sumber uraian

Versi dan objek terkait

Objek koleksi Cleveland Museum of Art; nomor inventaris 1972.64. Identitas objek dicatat terpisah dari ID karya dalam Seni.

Kredit koleksi menurut museum: Purchase from the J. H. Wade Fund.

Identitas objek pada katalog
Karya, cetakan, versi, pertunjukan, dan rekaman mempunyai cakupan identitas yang berbeda. Data kosong tetap dijelaskan sesuai ketersediaan sumber. Riwayat kepemilikan lengkap belum tersedia pada profil ini.

Telusuri hubungan

Memiliki bentukPatungLihat sumber ↗

Sumber dan dokumentasi

Identitas dan uraian disusun berdasarkan Cleveland Museum of Art. Ringkasan editorial tidak menggantikan katalog sumber.

Kebijakan lisensi dan penggunaan