Tunic
work-cma-124740Nama pembuat belum tercantum pada daftar atribusi museum · c. 300 BCE–200 CE
Alias: Fringed Poncho

Gambar belum dapat dimuat. Lihat dokumentasi pada sumber.
Reproduksi dokumentasi museum; tampilan objek yang dikatalogkan.
Cleveland Museum of Art · The Norweb Collection · CC0 1.0
Sumber dokumentasi ↗Ringkasan
Ringkasan editorial Seni · Diperbarui
Tunik ini menggunakan wol alpaka dengan tenunan polos, sulaman, dan penggantian benang lungsi. Museum menempatkannya sekitar 300 SM hingga 200 M dan menghubungkannya dengan keterampilan tekstil masyarakat Paracas.
Sumber: Cleveland Museum of ArtKonteks dan interpretasi
Alpaka dijinakkan dan dikembangbiakkan untuk menghasilkan serat panjang, lembut, serta berkilau. Benang yang dipintal halus dan diwarnai beragam pada tunik tetap terpelihara setelah sekitar dua ribu tahun terkubur. Tekstil halus merupakan salah satu barang paling bergengsi dalam masyarakat Andes kuno.
Baca konteks pada sumberDeskripsi visual
Uraian museum menyebut motif burung berkepala dua yang berulang pada rancangan tunik. Ukuran keseluruhannya sekitar 94 kali 83,8 sentimeter; warna benangnya menjadi unsur penting dalam penjelasan sumber.
Sumber uraianVersi dan objek terkait
Objek koleksi Cleveland Museum of Art; nomor inventaris 1946.227. Identitas objek dicatat terpisah dari ID karya dalam Seni.
Kredit koleksi menurut museum: The Norweb Collection.
Identitas objek pada katalogTelusuri hubungan
Belum tersedia informasi bersumber untuk bagian ini.
Sumber dan dokumentasi
Identitas dan uraian disusun berdasarkan Cleveland Museum of Art. Ringkasan editorial tidak menggantikan katalog sumber.
Kebijakan lisensi dan penggunaan